Duduk dalam waktu yang lama menyebabkan adanya tekanan berlebihan pada otot dan tulang sekitar pinggang belakang bawah. Selain itu, duduk juga cenderung membuat otot menjadi tegang karena tidak aktif bergerak. Sehubungan dengan hal tersebuta, Anda harus tahu cara mencegahnya.

1.       Duduk dengan posisi yang disarankan

Saat duduk, jaga pinggul dan lutut Anda pada sudut yang benar. Caranya, tempelkan kaki pada lantai. Jangan duduk dengan menyilangkan kaki. Bila perlu pakai bantalan di kaki supaya kaki tidak menggantung.

2.       Gunakan alat pendukung untuk duduk

Anda bisa menggunakan bantal, kain atau handuk yang digulung untuk menyangga punggung. Ada alat yang disebut Lumbar Roll yaitu bantalan penyangga yang menjaga posisi duduk yang bisa dipasang di kursi Anda tepatnya di area lekukan punggung di atas bokong. Ketika Anda ingin berdiri, jangan dorong tubuh Anda ke depan. Namun, luruskan dulu kaki Anda kemudian angkat tubuh ke atas secara perlahan.

3.       Pastikan tubuh tetap aktif

Cara selanjutnya adalah mengurangi tekanan dan kekakuan pada otot. Jadi, saat Anda duduk dalam waktu yang lama, luangkan sedikit waktu untuk bergerak. Anda bisa bergerak saat ke toilet, membeli makanan, ngobrol sama orang lain atau sekadar berdiri sebentar setiap 15 atau 20 menit sekali.

4.       Jangan lupa minum air

Langkah terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Selain mencegah dehidrasi, air menjadi salah satu senyawa yang dibutuhkan sel-sel tubuh agar bisa bekerja dengan normal. Jika kebutuhan air tidak mencukupi, tubuh akan memunculkan sinyal. Salah satu sinyal itu adalah kekejangan pada otot sehingga bisa memunculkan nyeri pinggang bawah.

Jangan sepelekan sakit pinggang Anda. Sebaiknya lakukan tips-tips di atas atau tips lainnya yang berhubungan untuk menjaga pinggang dan postur tubuh Anda dan menjalani hidup yang sehat.