By : Dr Lim Wei Leng, Dokter Konsulen Anak & Neonatologi (Sunway Medical Centre)


medione mengenali alergi pada anak. Sunway medical Centre Malaysia. Pantai Hospital. Gleneagles, KPJ, Island Penang

Apa Yang Dimaksud Dengan Alergi?

Alergi terjadi ketika tubuh bereaksi berlebihan terhadap suatu zat atau ‘pemicu’ yang biasanya tidaklah berbahaya bagi kebanyakan orang. Pemicu tersebut dikenal sebagai alergen. Alergi dan alergen pada beberapa individu akanlah berbeda dengan kondisi alergi dan alergen pada beberapa individu yang lain. Jika kita ditanya tentang kenapa hal ini bisa terjadi, hal ini belumlah sepenuhnya dipahami. Diketahui bahwa sepertiga dari seluruh manusia adalah penderita alergi, dan lima puluh persen dari seluruh anak diketahui memiliki kondisi alergi. Secara ilmiah, alergi disebabkan karena kesalahan identitas. Ketika alergen memasuki tubuh, maka akan secara keliru diidentifikasi oleh sistem kekebalan tubuh sebagai zat asing atau zat yang berpotensi memunculkan bahaya terhadap tubuh. Sistem kekebalan tubuh kemudian akan merespon dengan menyerang alergen. Kondisi ini adalah efek dari respon imun tubuh yang menimbulkan gejala alergi.

Apa Saja Gejala Alergi?

Terdapat banyak dan jenis gejala alergi. Banyak dari gejala alergi yang sangat tidak spesifik, dan dapat juga terjadi pada kondisi-kondisi penyakit non-alergi. Gejala alergi yang umum pada anak-anak diantaranya adalah:

Ruam kulit (ekzema atau dermatitis atopik), gatal-gatal (urtikaria).

Gejala pernapasan atas – bersin, pilek, batuk, mata berair dan gatal.

Masalah pernapasan seperti contohnya sesak pada dada dan mengi (asma).

Gejala gastrointestinal – Nyeri perut, muntah, dan diare.

Gejala-gejala alergi dapatlah bersifat ringan dan parah, serta dapat bersifat akut (tiba-tiba) ataupun kronis (berlangsung lama). Bentuk yang paling parah dari alergi adalah anafilaksis, yang dapat mengakibatkan buruknya sistem pernapasan, dan gangguan kardiovaskular, yang dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani segera.

Apa Saja Pemicu Umum Alergi Pada Anak-Anak?

Terdapat banyak zat/ alergen yang berbeda-beda yang dapat menyebabkan alergi pada masing-masing anak. Alergen umum ini mencakup:

Makanan – susu dan produk susu, kacang tanah, telur, makanan laut.

Indoor/ Dalam-Ruangan – bulu atau rambut hewan peliharaan, tungau debu rumah, jamur.

Gigitan atau sengatan serangga di luar ruangan, serbuk sari dari tanaman dan rumput.

Obat-obatan – yang mencakup obatan-obatan yang diresepkan, obat bebas, dan obat-obatan herbal Iritan – Asap rokok, parfum, bahan kimia rumah tangga, karet.

Penanganan Anak-Anak Pengidap Alergi

Gejala alergi sangatlah beragam, dan sangatlah penting bagi orang tua untuk tidak oleh mereka sendiri mendiagnosis anak-anak mereka dan melakukan pengobatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Jika anak anda menderita gejala-gejala di atas atau ketika anda mencurigai bahwa anak anda mengalami alergi terhadap sesuatu, maka bawalah anak anda ke dokter umum, dokter spesialis anak, atau dokter spesialis alergi. Pada kebanyakan kasus, terdapat obat-obatan yang efektif untuk menangani gejala alergi, sehingga anak anda akan dapat kembali merasa nyaman. Pada banyak kasus, kita akan membutuhkan upaya untuk mengidentifikasi alergen, dan umumnya hal ini dapat dilakukan secara langsung. Pada beberapa kasus lain, pemeriksaan khusus seperti contohnya uji cucuk dan pemeriksaan darah akanlah diperlukan. Terkadang, lebih dari satu alergen dapat dikenali. Pada kasus alergi yang sudah diketahui, upaya penghindaran terhadap alergen akanlah meredakan gejala, walaupun memang, hal ini tidaklah mungkin dapat dilakukan untuk semua kasus. Kasus yang lebih rumit atau kasus yang berpotensi mengancam jiwa mungkin akan memerlukan rejimen pengobatan khusus untuk mencegah terjadinya episode alergi di kemudian hari. Jika anak anda memiliki alergi yang spesifik, sangatlah untuk memberitahu pihak pengelola sekolah, pengasuh, dan petugas medis tentang kondisi alergi dan alergen anak Anda.

Jika anak Anda mengalami keluhan alergi atau memiliki gejala-gejala di atas, segeralah konsultasikan ke dokter. Jika ingin mengetahui lebih lanjut, silahkan menghubungi kontak kami.