Apakah sering mencuci tangan dapat berpengaruh pada kesehatan kulit?

# Apakah berbahaya untuk sering mencuci tangan?

Mencuci tangan terus-menerus bisa berbahaya. Setiap kali Anda mencuci tangan dengan sabun atau membersihkannya, Anda juga membersihkan lapisan lemak atau minyak di kulit Anda. Ini bisa menimbulkan masalah karena kulit Anda lebih kering dari biasanya.

# Apa yang bisa terjadi jika saya terlalu lama terkena kulit kering?

Bagi mereka yang tidak memiliki kondisi kulit, Anda mungkin mengalami dermatitis kontak iritan karena seringnya membersihkan tangan. Pembersih tangan memiliki kandungan 60% alkohol yang akan menurunkan kadar alkohol pada tangan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memastikan bahwa kulit Anda tidak terlalu kering.

# Bagaimana dengan mereka yang menghadapi kondisi kulit seperti eksim atopik (penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus)? Bagaimana pengaruhnya?

Jika Anda sedang memiliki kondisi seperti eksim/gatal-gatal terus menerus, Anda harus lebih berhati-hati selama periode ini karena kulit Anda secara genetik lebih kering dari biasanya. Jika Anda tidak bisa melembapkan kembali tangan Anda setelah sering mencuci tangan dan melakukan sanitasi, lapisan lipid (lemak) kulit Anda dapat terkuras sehingga menyebabkan kulit Anda menjadi lebih kering dari sebelumnya. Akibatnya, itu akan memicu eksim Anda kambuh kembali.

# Apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah efek samping dari kulit kering?

Melembabkan kembali kulit Anda tentu merupakan langkah penting untuk ditambahkan setelah mencuci tangan. Ada banyak cara berbeda untuk melembabkan kembali kulit Anda disertai dengan berbagai produk. Salep dapat memberikan efek tahan lama pada tangan Anda, tetapi orang mungkin merasa lengket dan tidak nyaman. Jika demikian, Anda juga dapat memilih lotion yang lembut namun efek pelembabnya tidak akan bertahan lama.

Saran terbaik adalah untuk menemukan apa yang cocok untuk Anda, yang Anda sukai daripada seberapa intens Anda ingin melembabkan kulit Anda atau seberapa sering Anda melembabkan kulit Anda perhari, dan berapa lama Anda ingin itu bertahan lama.

# Bisakah masker wajah membahayakan kulit Anda?

Ya, memakai masker pada umumnya berarti pernapasan terbatas pada ruang terbatas di dalam masker wajah. Semakin ketat sungkupnya, semakin sedikit sirkulasi, dan artinya udara yang dihembuskan terperangkap udara hangat yang akan mendorong hal-hal lain untuk tumbuh. Ada kasus dimana seseorang terkena dermatitis seboroik, peradangan kulit yang menyebabkan gatal-gatal dan mengelupas, di sekitar wajah. Selain itu, ada juga kasus pertumbuhan jamur yang berlebihan pada kulit dan juga pembentukan jerawat.

# Bagaimana Anda bisa mencegah kondisi ini?

Untuk dermatitis seboroik dan pertumbuhan jamur, dianjurkan melepas masker wajah Anda kapan pun itu aman dan memungkinkan untuk memungkinkan sirkulasi pada wajah Anda. Jika kondisi kulit Anda memburuk menjadi sesuatu yang serius, lanjutkan dengan perawatan.

Jika mengalami kasus-kasaus seperti di atas atau masalah kulit yang menganggu lainnya, segeralah periksa ke spesialis untuk penanganannya.

source : Dr Bong Jan Ling, Konsultan Dermatologi Sunway Medical Centre